Narasisulsel.id Barru – Cahaya spiritual dan semangat kebersamaan memancar dari Alun-Alun Colliq Pujie, Selasa malam (10/2/2026).
Ribuan pasang mata menjadi saksi khidmatnya pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Kabupaten Barru yang berlangsung semarak dan sarat akan makna religius.
Suasana haru menyelimuti arena saat tujuh kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Barru memulai defile.
Di bawah sorot lampu panggung yang megah, masing-masing kafilah membawa moto dan yel-yel kebanggaan.
Kecamatan Barru hadir di garis depan dengan ambisi mempertahankan gelar Juara Umum, disusul iring-iringan penuh semangat dari Mallusetasi, Soppeng Riaja, Balusu, Tanete Riaja, Tanete Rilau, hingga Pujananting sebagai penutup barisan.
Keheningan seketika pecah saat Haflah Al-Qur’an dikumandangkan. Suara merdu para Dewan Hakim—yang merupakan qari dan qariah legendaris Barru peraih prestasi nasional—seolah menghipnotis seluruh hadirin.
Lantunan ayat suci yang mengalun syahdu di jantung kota ini mempertegas identitas Barru sebagai daerah yang teguh menjaga tradisi Qur’ani.
Momentum krusial terjadi saat pelantikan dan pengukuhan Dewan Hakim oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru.
Prosesi ini menjadi sumpah setia para penilai untuk menjaga objektivitas dan integritas sepanjang kompetisi berlangsung.
Tak kalah memukau, pasukan pengibar bendera LPTQ dari MAN 1 Barru tampil dengan presisi tinggi. Gemuruh Lagu Indonesia Raya serta Mars dan Hymne MTQ yang mereka bawakan menambah nuansa patriotisme yang dibalut nafas religi.










