Politeknik STIA LAN Makassar Perkuat Pelayanan Desa Lewat Tiga Inovasi Digital

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Makassar – Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Politeknik STIA LAN Makassar Tahun 2026 melaksanakan tiga program inovasi pelayanan publik berbasis digital di Desa Bacu-Bacu, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi tiga program studi, yaitu Administrasi Pembangunan Negara (APN), Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur (MSDMA), dan Administrasi Bisnis Sektor Publik (ABSP), sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. 

Program tersebut lahir dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa masyarakat masih mengalami keterbatasan dalam memperoleh informasi mengenai pelayanan publik. Di Desa Bacu-Bacu terdapat 3 dusun yaitu Dusun Batu Lappa, Dusun Ammerung, dan Dusun Ampiri. Jarak antar dusun tersebut cukup berjauhan yang menyebabkan penyebaran informasi belum sepenuhnya menjangkau seluruh masyarakat. Selain itu, keterbatasan akses informasi mengenai potensi desa baik potensi tani dan potensi wisata juga menjadi perhatian Mahasiswa selama pelaksanaan pengabdian.

SIPAKATAU (Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kelengkapan Terpadu)
Program pertama yang dihadirkan adalah SIPAKATAU (Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kelengkapan Terpadu), inovasi dari Program Studi Administrasi Pembangunan Negara (APN). Program ini dikembangkan berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan bahwa masyarakat masih kesulitan memperoleh informasi mengenai persyaratan administrasi karena jarak antar dusun yang cukup berjauhan. SIPAKATAU hadir sebagai media informasi berbasis Google Form yang mengintegrasikan berbagai persyaratan layanan administrasi desa dalam satu tautan yang mudah diakses.
Melalui SIPAKATAU, masyarakat cukup membuka tautan yang telah disediakan, kemudian memilih jenis layanan yang dibutuhkan untuk melihat persyaratan administrasi. Selain menyediakan fitur pengaduan, program ini juga dilengkapi dengan modul panduan penggunaan yang diserahkan kepada Pemerintah Desa Bacu-Bacu sebagai upaya menjaga keberlanjutan inovasi setelah masa pengabdian masyarakat berakhir.

SIPAKAINGE (Sistem Informasi Penyampaian Aspirasi, Komunikasi, dan Integrasi)
Program kedua adalah SIPAKAINGE (Sistem Informasi Penyampaian Aspirasi, Komunikasi, dan Integrasi) yang dikembangkan oleh Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur (MSDMA). Inovasi ini hadir karena masih terbatasnya media komunikasi resmi yang dapat menjangkau masyarakat secara cepat dan merata. SIPAKAINGE memanfaatkan WhatsApp Channel sebagai sarana penyampaian informasi, pengumuman, dan komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat.
Masyarakat dapat bergabung melalui tautan atau QR Code yang telah disediakan untuk memperoleh berbagai informasi resmi dari pemerintah desa secara langsung melalui telepon genggam. Dengan adanya SIPAKAINGE, diharapkan penyampaian informasi menjadi lebih efektif, komunikasi semakin terbuka, dan hubungan antara pemerintah desa dengan masyarakat semakin baik.

SIPAKALEBBI (Sistem Informasi Profil dan Akses Layanan Berbasis Integrasi)
Program ketiga adalah SIPAKALEBBI (Sistem Informasi Profil dan Akses Layanan Berbasis Integrasi) yang dikembangkan oleh Program Studi Administrasi Bisnis Sektor Publik (ABSP). Program ini lahir dari hasil observasi yang menunjukkan bahwa potensi wisata, UMKM, dan aset Desa Bacu-Bacu belum dipublikasikan secara optimal. SIPAKALEBBI menjadi media digital yang mengintegrasikan informasi mengenai profil desa, potensi, aset, serta akses layanan publik dalam satu platform.
Melalui SIPAKALEBBI, masyarakat maupun pihak luar dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai Desa Bacu-Bacu melalui sosial media yang tersedia. Seluruh media digital kemudian diserahkan kepada Pemerintah Desa sebagai bentuk keberlanjutan program, sehingga dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung promosi desa dan meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Meskipun Desa Bacu-Bacu masih menghadapi keterbatasan akses jaringan internet, Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Politeknik STIA LAN Makassar tetap menghadirkan ketiga inovasi berbasis digital tersebut sebagai bentuk kesiapan desa dalam menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. Digitalisasi dipandang sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga mempersiapkan Desa Bacu-Bacu menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan adaptif. Dengan semakin berkembangnya infrastruktur telekomunikasi di kemudian hari, ketiga program ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan terus dikembangkan oleh Pemerintah Desa Bacu-Bacu sebagai inovasi pelayanan publik yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Taruna-Taruni SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru Kunjungi Kapal Awu-Awu, Belajar Sistem Operasional

Seluruh output program telah diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Desa Bacu-Bacu melalui Seminar Hasil Pengabdian Masyarakat sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan inovasi yang telah dikembangkan.

Baca Juga :  Angkatan Kedua, ITBA Al Gazali Barru Kembali Buka Penerimaan Maba Pascasarjana S2

Melalui ketiga inovasi tersebut, mahasiswa berharap Desa Bacu-Bacu dapat terus mengembangkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Pengabdian ini juga menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penerapan ilmu administrasi untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Di Bawah Naungan Rahmatmu
Pawai Kemerdekaan RA Al-Ikhlas Barru Meriah, Tampilkan Warna-warni Budaya Nusantara
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Anak RA Al-Ikhlas Tampil Ceria Adu Kekompakan
UMKM Desa Pao-pao Go Digital Berkat Inovasi Mahasiswa KKN Unhas
Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Hadirkan Kelas Karakter Sosial Bagi Siswa SDN 51 Barru
KKN Tematik Inovasi Desa Unhas Perkuat UMKM Pao-Pao Melalui Manajemen Risiko
Wali Kota Tasming Hamid Bangga, Dua Pelajar Parepare Siap Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional Panama
Sentuhan Inovasi PKM UNM Antar UMKM Pulau Kulambing Tembus Pasar Digital

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Di Bawah Naungan Rahmatmu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Pawai Kemerdekaan RA Al-Ikhlas Barru Meriah, Tampilkan Warna-warni Budaya Nusantara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Anak RA Al-Ikhlas Tampil Ceria Adu Kekompakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:19 WIB

UMKM Desa Pao-pao Go Digital Berkat Inovasi Mahasiswa KKN Unhas

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:45 WIB

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Hadirkan Kelas Karakter Sosial Bagi Siswa SDN 51 Barru

Berita Terbaru