Narasisulsel.id Barru – Hari kedua Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Barru menjadi momentum penguatan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, menyambangi Masjid Syuhada di Bungi, Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Selasa (3/3/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin pemerintah daerah setiap bulan suci Ramadan. Selain mempererat hubungan dengan warga, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan syiar Ramadan 1447 Hijriah kepada pengurus Masjid Syuhada Lalabata sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan dan pembinaan umat.
Dalam sambutannya, Abustan menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana memperkuat ukhuwah islamiyah dan membangun komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
Mengusung tema peningkatan ukhuwah untuk mewujudkan Kabupaten Barru yang berkeadilan, maju berkelanjutan, dan lebih cepat sejahtera, ia mengajak masyarakat memperkokoh persaudaraan melalui empat prinsip dasar.
Pertama, saling mengenal agar tercipta hubungan sosial yang harmonis. Kedua, saling memahami melalui interaksi yang baik dan sikap menghargai perbedaan. Ketiga, saling menolong, terutama saat ada warga yang mengalami kesulitan.
Keempat, saling mendukung dan menanggung beban bersama dalam menghadapi persoalan sosial.
“Jika empat prinsip ini dijalankan, maka persaudaraan di tengah masyarakat akan semakin kuat,” ujarnya di hadapan jamaah.
Tak hanya menyampaikan pesan keagamaan, Wakil Bupati juga memaparkan sejumlah program prioritas daerah. Di bidang pendidikan, Pemkab Barru tengah mendorong program Sekolah Karakter atau Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut dirancang untuk menanggung kebutuhan pendidikan siswa, mulai dari perlengkapan belajar hingga dukungan penunjang lainnya.
“Pendidikan adalah pintu perubahan. Kita ingin memastikan anak-anak dari keluarga miskin tetap mendapat kesempatan yang layak,” tegasnya.
Sementara di sektor ekonomi pesisir, pemerintah menggagas program Kampung Nelayan Merah Putih.
Program ini akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti cold storage, pabrik es, dermaga, hingga bengkel mesin kapal guna meningkatkan produktivitas nelayan.
Di sektor pertanian, pengembangan komoditas kopi robusta juga menjadi perhatian.
Pemerintah menargetkan penanaman hingga 1.000 hektare guna menjadikan Barru sebagai salah satu sentra kopi di Sulawesi Selatan.
Menurut Abustan, potensi lahan yang besar harus dikelola secara optimal agar memberi dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.










