Rawan Longsor, DPRD Barru Fasilitasi Rencana Relokasi Rumah Warga di Lappaddare

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Barru – Komisi III DPRD Barru memfasilitasi Kepala Desa Mattirowalie Kecamatan Tanete Riaja untuk merelokasi 87 rumah warga di Dusun Lappadare yang terancam longsor.

Tidak ada pilihan lain dari puluhan rumah yang terancam longsor kecuali dipindahkan. Hanya saja rencana tempat relokasi masuk dalam kawasan hutan produksi dengan luas kebutuhan lahan berkisar antara 5 hingga 25 hektar.

Untuk permohonan 5 hektar bisa diusulkan ke Gubernur Untuk diterbitkan SK dengan status pinjam pakai. Sementara jika lahan yang diinginkan seluas 25 hektar maka mesti menunggu terbitnya RTRW yang sebelumnya sudah diusulkan pihak desa ke Dinas PUTR.

Kedua pilihan luas lahan yang rencana akan menjadi lokasi pemindahan rumah warga itu masih membutuhkan proses waktu lama. Sedangkan relokasi itu sudah sangat mendesak lantaran cuaca ekstrim yang berpotensi menimbulkan rawan longsor di kawasan yang dihuni 87 kepala keluarga ini.

Kondisi rumah warga 87 KK di Dusun Lappadare yang sedang terancam longsor ini kemudian dilaporkan Kepala desa Mattirowalie bersama Camat Tanete Riaja, Dr Mukti ke Komisi III DPRD Barru untuk difasilitasi.

Baca Juga :  Bupati Barru Bersama Unsur Forkopimda Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional

DPRD Barru kemudian menyikapi hal ini dengan melakukan RDP yang dipimpin Ketua Komisi III Hacing bersama Kades Mattirowalie, Camat Tanete Riaja, Dinas Kehutanan Pemprov Sulsel melalui UPT Wilayah Barru, Perwakilan Kecamatan Pujananting dan Kades.

Pihak Desa Mattirowalie mengklaim dari 87 KK yang akan direlokasi membutuhkan lahan antara 5 sampai 25 hektar. Hanya saja lahan yang direncanakan itu masuk kawasan hutan produksi.

“Makanya kami berterima kasih kepada DPRD Barru karena bersedia turun tangan untuk memfasilitasi dengan mempertemukan pihak Kehutanan untuk mendapatkan solusi,” ujar Kades Mattirowalie.

Untuk RTRW yang menjadi syarat jika relokasi membutuhkan luas lahan 25 hektar. “Sudah lama kami usulkan secara bersama-sama dengan kades lain se kabupaten Barru yang diajukan melalui Dinas PUTR Barru,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peringatan HAN, Bupati Barru: Pemerintah Harus Hadir Untuk Masa Depan Anak

Sementara itu Pihak UPT Dinas Kehutanan Pemprov Sulsel Wilayah Barru menyatakan untuk kebutuhan relokasi 5 hektar harus diusulkan ke Gubernur dengan status pinjam pakai

“Sedangkan untuk pilihan relokasi 25 hektar mesti menunggu perubahan RTRW hutan yang merupakan kewenangan Pemprov Sulsel melalui usulan Dinas PUTR Kabupaten yang sebelumnya diusulkan pihak desa,” ujar pihak UPT Dishut Sulsel Wilayah Barru.

Harapan Ketua Komisi III, Hacing berharap segera dipercepat permohonan luas lahan 5 hektar untuk relokasi dan usulan RTRW 25 hektar dan semoga tidak ada proses jual beli dalam pinjam pakai lahan relokasi.

Hacing meminta Kades Mattirowalie mempercepat proses relokasi. “Kedua opsi, apakah 5 hektar atau 25 hektar bisa jadi pilihan, mana yang cepat selesai karena potensi kondisi longsor tidak bisa lagi ditunda dan sewaktu-waktu bisa terjadi lebih cepat,” ucap Hacing. (*)

Berita Terkait

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang
Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare
Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil
APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun
Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Tasming Hamid Tegaskan Peran Sentral ASN sebagai Mesin Penggerak Program Pemerintah Parepare
Kemarau Panjang, Bupati Barru Pastikan Air Baku Pelayanan Publik Tetap Aman

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:01 WIB

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru