Kemarau Panjang, Bupati Barru Pastikan Air Baku Pelayanan Publik Tetap Aman

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Barru – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru, Sulawesi Selatan, mengambil langkah darurat untuk mengantisipasi penurunan pasokan air bersih akibat kemarau panjang.

Pemkab menginstruksikan pengerukan dan pemaksimalan kantong-kantong air di sekitar Intake Marolli, Sungai Batubessi.

​Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menyatakan bahwa langkah cepat dan terukur sangat mendesak dilakukan agar ketersediaan air baku tetap terjaga, terutama untuk mendukung operasional fasilitas pelayanan publik yang vital.

​”Kondisi air baku saat ini membutuhkan intervensi cepat. Kami fokus memastikan pelayanan masyarakat, khususnya di fasilitas mendesak seperti rumah sakit dan puskesmas, tidak terganggu, ” ujar Andi Ina saat meninjau penanganan kekeringan, Selasa, (22/9/2026).

Baca Juga :  Detik-Detik Proklamasi HUT Ke-80, Bupati: Momentum Perkuat Persatuan

​Guna menjaga ketersediaan air, PDAM Tirta Waesai berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUTRPerkim) Kabupaten Barru telah menurunkan alat berat ke Sungai Batubessi.

Alat berat tersebut digunakan untuk mengeruk dan membuka kantong-kantong air baru di sekitar intake.
​Upaya teknis tersebut mulai membuahkan hasil dengan ditemukannya sejumlah titik sumber air baku tambahan yang siap dialirkan ke instalasi pengolahan.

​”Alhamdulillah, setelah pengerukan beberapa titik kantong air, debit air yang dapat dimanfaatkan mulai terlihat. Pekerjaan teknis ini akan terus dilanjutkan sampai pasokan stabil, ” lanjutnya.

Baca Juga :  Suardi Saleh Harap Regenerasi Lestarikan Budaya Lokal

​Dalam penanganan di lapangan, personil TNI-Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut disiagakan untuk mengawal proses pengerukan dan distribusi air.

​Bupati memungkas penjelasannya dengan mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan air bersih selama masa tanggap kemarau ini.

Selain mengandalkan penanganan teknis di lapangan, Pemkab Barru juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanjatkan doa agar hujan segera turun dan menormalisasi sumber-sumber air daerah.

Berita Terkait

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang
Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare
Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil
APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun
Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Tasming Hamid Tegaskan Peran Sentral ASN sebagai Mesin Penggerak Program Pemerintah Parepare
Pemkab Barru-Pemkot Tangsel Kerjasama Pengelolaan Sistem Pajak Digital

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:01 WIB

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare

Berita Terbaru