Pemkab Barru-Baznas Dorong Masyarakat Miskin Menuju Keluarga Sejahtera

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Barru – Pemerintah Kabupaten Barru bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Barru meluncurkan Program Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Ekonomi Berkecukupan dan Berkelanjutan Tahun 2026.

Program tersebut diluncurkan melalui kegiatan yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Pertemuan Lantai 2 Bapperida Barru, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan dibuka oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si.

Mengusung tema “Bersama Membangun Kemandirian Ekonomi Menuju Keluarga Sejahtera”, program ini diarahkan untuk mendorong masyarakat miskin dan rentan miskin memiliki sumber pendapatan yang produktif serta mampu berkembang secara berkelanjutan.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam program tersebut. Ia secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., yang disebut sebagai salah satu penggagas program.

“Terima kasih kepada Pak Wakil Bupati, karena program ini merupakan hasil atau buah pemikiran dari Pak Wakil, ” ujar Andi Ina.

Menurut Andi Ina, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan, tetapi juga dipengaruhi keterbatasan akses terhadap sumber penghasilan, keterampilan, pasar, permodalan, serta kemampuan mengembangkan kegiatan ekonomi secara berkelanjutan.

Karena itu, penanggulangan kemiskinan, kata dia, tidak cukup hanya melalui bantuan konsumtif. Pemerintah perlu menghadirkan intervensi yang mampu meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi keluarga.

“Yang tadinya mereka menjadi penerima bantuan, kita harapkan ke depan mereka tidak lagi menjadi penerima bantuan, tetapi justru mampu menjadi pihak yang memberikan bantuan kepada orang lain, ” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Barru Paparkan Langkah Strategis Kendalikan Inflasi

Bantuan diarahkan menjadi modal produktif
Andi Ina menegaskan, bantuan yang disalurkan melalui program tersebut harus dipandang sebagai modal usaha dan aset produktif, bukan bantuan yang habis setelah diterima.

Penerima manfaat diminta menjaga, mengelola, dan mengembangkan bantuan yang diberikan. Sebagian hasil usaha juga diharapkan dapat kembali diputar sebagai modal agar kegiatan ekonomi terus berkembang.

“Ini bukan bantuan yang habis setelah diterima. Bantuan yang diberikan harus dijaga, dikembangkan dan dikelola dengan benar, ” tegasnya.

Ia juga meminta perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, Baznas, serta seluruh pihak yang terlibat melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan. Indikator utamanya adalah meningkatnya produktivitas, berkembangnya usaha, bertambahnya pendapatan keluarga, dan semakin banyak masyarakat yang mampu keluar dari kondisi kemiskinan.

“Keberhasilan yang nyata adalah ketika beberapa bulan atau beberapa tahun kemudian kita melihat usaha mereka bertumbuh, pendapatan keluarga meningkat, dan mereka mampu keluar dari kondisi kemiskinan, ” ujarnya.

18 keluarga menjadi penerima tahap awal
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala Bapperida Barru, H. A. Unru, ST., M.SP., mengatakan launching dan penandatanganan PKS tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam penanggulangan kemiskinan.

Baca Juga :  Pemkab Barru Targetkan Sekolah Rakyat Rampung Juli 2026

Program tersebut melibatkan pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, masyarakat, dan mitra pembangunan.

Sasaran program mencakup peningkatan akses masyarakat miskin dan rentan miskin terhadap peluang usaha, sumber ekonomi produktif, permodalan, keterampilan, produksi, pengolahan hingga pemasaran.

Salah satu agenda kegiatan adalah penandatanganan PKS antara para lurah se-Kabupaten Barru dengan Baznas Kabupaten Barru sebagai tindak lanjut kerja sama Pemkab Barru dengan Baznas.

H. A. Unru menyebutkan, pada tahap awal terdapat 18 rumah tangga miskin yang menjadi penerima manfaat. Mereka berasal dari kelompok desil 1 sampai 5 dan tersebar di sejumlah kelurahan di Kabupaten Barru.

Program tersebut selanjutnya direncanakan diperluas hingga menjangkau rumah tangga miskin di seluruh desa dengan kriteria penerima manfaat sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

“Pada kesempatan ini juga kami laporkan ada sembilan desa yang telah siap melaksanakan kegiatan ini melalui dana desa, ” jelasnya.

Dalam launching tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan produktif kepada penerima manfaat.

Bantuan terdiri atas 100 ekor ayam, 35 ekor itik siap bertelur, 10 polibag beserta bibit tanaman hortikultura, serta kandang dan kelengkapannya.

Bantuan tersebut diharapkan menjadi modal awal untuk membangun kegiatan usaha produktif dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Pemerintah menekankan pentingnya pendampingan dalam pengelolaan bantuan agar aset produktif tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.

Berita Terkait

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang
Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare
Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil
APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun
Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Tasming Hamid Tegaskan Peran Sentral ASN sebagai Mesin Penggerak Program Pemerintah Parepare
Kemarau Panjang, Bupati Barru Pastikan Air Baku Pelayanan Publik Tetap Aman
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:01 WIB

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru