Narasisulsel.id Gowa — Komunitas motor Ikatan Thunder Makassar (ITM) merayakan hari jadinya yang ke-20 atau dua dekade dengan menggelar kegiatan di Pantai Galesong, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para pendiri, anggota aktif, serta keluarga besar ITM dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Perayaan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan eksistensi komunitas di tengah perkembangan zaman.
Ketua Harian ITM, Akbar yang akrab disapa Fadly, menyampaikan bahwa perjalanan dua dekade ini menjadi bukti kuatnya solidaritas antar anggota.
“Momentum 2 dekade ini bukan sekadar perayaan, tapi menjadi bukti bahwa solidaritas dan persaudaraan di Ikatan Thunder Makassar tetap terjaga hingga hari ini. Kami berharap ITM terus eksis dan semakin solid ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pendiri ITM, Ilyas, turut mengapresiasi peran kepemimpinan Fadly dalam menjaga keberlangsungan komunitas.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bro Fadly. Berkat dedikasi dan konsistensinya, ITM masih bisa eksis sampai saat ini,” katanya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para ketua sebelumnya yang telah berkontribusi besar dalam membesarkan ITM, di antaranya Fitra, Tahir, Dheni (almarhum), dan Joy.
Menurut Ilyas, meskipun produksi motor Suzuki Thunder telah dihentikan, semangat komunitas tidak boleh ikut padam.
“Walaupun produksi Suzuki Thunder sudah tidak ada lagi, kita sebagai komunitas harus tetap ada. ITM harus terus hidup dan menolak punah,” tegasnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Musyawarah Besar (Mubes) komunitas. Dalam forum tersebut, Fadly kembali dipercaya sebagai Ketua Harian, didampingi Jupe sebagai Sekretaris, Attho sebagai Bendahara, serta Angga sebagai Humas.
Perayaan ini diharapkan semakin memperkuat solidaritas dan menjaga eksistensi Ikatan Thunder Makassar sebagai salah satu komunitas motor yang tetap aktif dan solid hingga saat ini.










