Sudah Setahun TPG THR-Gaji 13 Guru SD dan SMP di Barru Tak Kunjung Dibayar, PGRI Turun Tangan

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Narasisulsel.id Barru – Polemik Tunjangan Profesi Guru (TPG) kembali mencuat di Kabupaten Barru. Ratusan guru bersertifikasi jenjang SD dan SMP hingga kini masih menanti pencairan hak mereka yang seharusnya telah diterima sejak usai Idulfitri 2025.

Namun, memasuki pertengahan tahun 2026, kepastian pencairan dana TPG THR tersebut belum juga terlihat.

Guru bersertifikasi di Barru mempertanyakan tunjangan yang menjadi haknya setelah menjalankan kewajiban sebagai tenaga pendidik.

“Kita butuh kejelasan soal TPG yang belum terbayar ini. Tolong perhatiannya kepada kami guru-guru,” tutur salah satu guru yang enggan disebut namanya.

Keluhan guru juga sampai ke organisasi PGRI.

“Informasi itu betul dan guru-guru sudah sampaikan ke kami selaku organisasi PGRI. Yang pasti kami tindaklanjuti dan memfasilitasi,” kata Ketua PGRI Kabupaten Barru, Abdullah Tintjo, Senin (08/06/2026).

Lambannya pencairan TPG tersebut menjadi pertanyaan guru sebab sudah lama. Menurutnya, daerah lain telah menuntaskan pembayaran TPG guru di 2025, sementara di Barru masih menyisakan persoalan yang belum terselesaikan.

“Di daerah lain TPG guru sudah dibayarkan tuntas. Sementara di Barru masih ada hak guru tahun 2025 yang belum dicairkan sampai sekarang,” ujarnya.

Baca Juga :  Di hadapan Santri DDI Mangkoso, Suardi Sebut Visi Pemkab Barru Sejalan dengan Pendidikan Keagamaan

PGRI, kata dia, tidak tinggal diam. Organisasi profesi guru tersebut telah melakukan upaya dengan memfasilitasi komunikasi antara guru dan pihak terkait, termasuk Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk mencari kejelasan.

“Kami sudah mempertanyakan persoalan ini ke BPD. Informasi yang kami peroleh, mereka hanya menunggu instruksi dari pemerintah daerah. Karena itu kami diarahkan untuk berkoordinasi dengan Sekda maupun BPKAD,” katanya.

Abdullah Tintjo memastikan PGRI tetap akan mengawal persoalan ini hingga hak para guru bersertifikasi diterima.

“Selain TPG di 2025 yang belum tuntas, gaji 13 guru juga belum dibayar. Ini menyangkut hak guru yang telah bekerja dan memenuhi seluruh persyaratan sertifikasi,” ucap Abdullah Tintjo.

“Kami sudah memfasilitasi dan bertemu langsung pemangku kepentingan. Respon yang kami dapatkan bahwa pemerintah pasti tetap akan memberi perhatian,” tambahnya.

PGRI menyebut dana TPG tersebut sebenarnya telah ditransfer oleh Pemerintah Pusat ke Kas Daerah Kabupaten Barru.

Baca Juga :  Gerbang Kota Santri Bakal Dibangun di Mangkoso Barru

Namun hingga kini dana tersebut belum juga masuk ke rekening para guru penerima.

Kondisi inilah yang memunculkan tanda tanya besar di kalangan guru dan masyarakat. Jika anggarannya sudah tersedia, lalu apa yang menjadi kendala sehingga hak para guru belum juga dibayarkan.

“Itu yang menjadi pertanyaan. Kalau dananya memang sudah ada di kas daerah, apa sebenarnya kendalanya? kami segera akan kembali menghadap pihak terkait, termasuk mungkin ke BPKAD pertanyakan terkait ini,” lanjut Abdullah.

Kekhawatiran para guru semakin besar karena waktu terus berjalan. Berdasarkan ketentuan pengelolaan anggaran, apabila dana tersebut tidak tersalurkan hingga batas waktu yang ditentukan pada 30 Juni 2026, maka anggaran dikembalikan ke kas negara.

Jika itu terjadi, maka hak para guru yang telah menunggu lebih dari setahun akan terancam tak terbayar.

“Kami tentu berharap ke pemerintah daerah atau pemangku kepentingan agar terkait dengan persoalan pendidikan ini betul-betul segera diselesaikan sebelum batas waktu berakhir,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Ironi di Balik Pengabdian Guru PAUD di Barru, Insentif Belum Cair Sejak Januari
Kabar Baik! Pendaftaran Studi Magister S2 Kembali Dibuka di ITBA Al Gazali Barru
Angkatan Kedua, ITBA Al Gazali Barru Kembali Buka Penerimaan Maba Pascasarjana S2
Taruna-Taruni SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru Kunjungi Kapal Awu-Awu, Belajar Sistem Operasional
Bupati Barru Buka Expo Program Pengabdian ke Masyarakat Unhas 2025
Bupati Andi Ina Bagi Tips Kunci Sukses ke Maba STMIK Kharisma Makassar
ITBA Algazali Barru Cetak Sejarah, Luncurkan Program Magister Administrasi Publik
Bupati Barru Ajak Pemuda Menjadi Garda Terdepan Bangsa di SMABAR

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 19:45 WIB

Sudah Setahun TPG THR-Gaji 13 Guru SD dan SMP di Barru Tak Kunjung Dibayar, PGRI Turun Tangan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:11 WIB

Ironi di Balik Pengabdian Guru PAUD di Barru, Insentif Belum Cair Sejak Januari

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:11 WIB

Kabar Baik! Pendaftaran Studi Magister S2 Kembali Dibuka di ITBA Al Gazali Barru

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:40 WIB

Angkatan Kedua, ITBA Al Gazali Barru Kembali Buka Penerimaan Maba Pascasarjana S2

Kamis, 23 Oktober 2025 - 10:49 WIB

Taruna-Taruni SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru Kunjungi Kapal Awu-Awu, Belajar Sistem Operasional

Berita Terbaru

Nasional

Laporan Keuangan Barru Raih Penghargaan WTP ke-11 dari BPK

Selasa, 2 Jun 2026 - 15:46 WIB