Program Pembersihan Sungai Rampung, Pemkot Parepare: Komitmen Wujudkan Kota Bebas Banjir

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Parepare – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, meninjau langsung hari terakhir pelaksanaan program pengerukan dan pembersihan Sungai di Kelurahan Lompoe.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya serius Pemerintah Kota Parepare dalam mengantisipasi potensi banjir akibat luapan air di musim penghujan.

Tasming turun langsung ke Hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Jawi-Jawi, tepatnya di titik pertemuan dengan DAS Sungai Karajae, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota Parepare dan jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Kita pantau bagaimana hasil daripada pengerukan yang dilakukan oleh teman-teman dari Dinas PUPR,” ujar Tasming Hamid di lokasi. Sabtu (1/11/2025).

Program pengerukan sungai ini telah berlangsung selama satu bulan penuh, dimulai dari Hulu Sungai Jawi-Jawi hingga Hilir Sungai Karajae. Tujuannya, untuk memastikan aliran air tetap lancar, menghindari penyumbatan, dan mengurangi risiko genangan maupun banjir di kawasan padat penduduk.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027 Parepare Fokuskan Pelayanan Publik, Ekonomi Masyarakat, dan SDM Unggul

Tasming menegaskan, langkah tersebut merupakan implementasi nyata dari visi dan misi pemerintahan Kota Parepare dalam menata ruang serta mengelola lingkungan secara berkelanjutan.

“Ini merupakan tindak lanjut dari visi dan misi kami yang menekankan pentingnya penataan ruang dan pengelolaan lingkungan untuk mencegah banjir. Pemerintah Kota Parepare akan terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Parepare Bebas Banjir,” tegas mantan Anggota DPRD dua periode itu.

Baca Juga :  Poskamling Kembali Dihidupkan di Kota Parepare

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Parepare, Budi Rusdi mengatakan kegiatan pembersihan sungai dari hulu hingga hilir ini merupakan yang pertama kali dilakukan secara menyeluruh oleh Pemkot Parepare, terutama setelah banjir besar yang melanda kota tersebut pada akhir 2022 hingga awal 2023.

“Pembersihan dari hulu hingga ke hilir sungai ini dilakukan menggunakan dua unit excavator agar pekerjaan berjalan maksimal dan tidak terkendala kondisi cuaca,” katanya.

Adapun kegiatan pembersihan sungai tersebut, kata dia, mencakup panjang 2.259 meter di Segmen 1 dan 1.150 meter di Segmen 2, dari total 8.830 meter panjang sungai yang terbagi dalam enam segmen utama.

Berita Terkait

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang
Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare
Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil
APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun
Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Tasming Hamid Tegaskan Peran Sentral ASN sebagai Mesin Penggerak Program Pemerintah Parepare
Kemarau Panjang, Bupati Barru Pastikan Air Baku Pelayanan Publik Tetap Aman

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:01 WIB

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru