Narasisulsel.id Barru – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru terus berupaya menggenjot produktivitas sektor perikanan budidaya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui gelaran Rembuk Tambak dan Penebusan Bersama Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan di Desa Garessi, Kecamatan Tanete Rilau, Kamis (23/7/2026).
Hadir mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menegaskan bahwa sektor perikanan budidaya dan pertanian merupakan pilar utama penopang perekonomian daerah.
Abustan memaparkan, Kabupaten Barru memiliki potensi tambak mencapai 2.064 hektare. Luas lahan ini memerlukan tata kelola yang optimal—baik melalui pendekatan tradisional yang terukur maupun modernisasi budidaya—guna menyerap tenaga kerja dan mendongkrak pendapatan warga pesisir.
”Jika ingin masyarakat Barru semakin sejahtera, sektor tambak dan pertanian harus terus dibenahi dan diperkuat. Seluruh potensi ekonomi masyarakat perlu dikembangkan secara terintegrasi, ” ujar Abustan saat menyampaikan sambutan.
Ia memberikan apresiasi atas kebijakan Pemerintah Pusat yang mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan. Skema subsidi ini dinilai sangat signifikan dalam menekan biaya operasional petambak yang sebelumnya cukup tinggi.
”Alokasi ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh petambak yang berhak. Saya minta penyuluh, kelompok pembudidaya, hingga pemerintah desa turut mengawal distribusi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan, ” tegasnya.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi teknis antara petambak dengan pihak PT Pupuk Indonesia, sosialisasi mekanisme penebusan, serta koordinasi lintas sektor bersama Dinas Perikanan Kabupaten Barru.
Acara ini dihadiri oleh Direktur Manajemen Aset Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh, Anggota DPRD Provinsi Sulsel Nur Hasbiah Main, Regional CEO A Pupuk Indonesia Wisnu Ramadani, Senior Manager 4A Pupuk Indonesia Sukodim, Kepala Dinas Perikanan Barru H. Muh. Usuludin, perwakilan camat pesisir, Kepala Desa Garessi Abd. Wahid, serta ratusan petambak yang berasal dari lima kecamatan pesisir di Kabupaten Barru.










