Pemkab Barru Intens Koordinasi Guna Pastikan Pilkades Aman dan Tertib

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Barru – Pemerintah Kabupaten Barru mengintensifkan koordinasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Tahun 2026 di 12 desa wilayah Kabupaten Barru berlangsung aman, tertib, dan demokratis.

Hal tersebut mengemuka saat Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menerima audiensi Tim Subdit Politik Dit Intelkam Polda Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Bupati Barru, Kamis (9/4/2026).

Tim Subdit Politik Dit Intelkam Polda Sulsel yang dipimpin oleh AKP Tumiar Butar Butar, dalam pengantarnya menyampaikan bahwa kehadiran mereka di Kabupaten Barru merupakan bagian dari upaya koordinasi sekaligus pemantauan awal terhadap kesiapan pelaksanaan Pilkades serentak Tahun 2026.

Kegiatan ini, lanjutnya, juga bertujuan untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan di lapangan yang selanjutnya akan menjadi bahan laporan kepada pimpinan sebagai dasar pengambilan langkah pengamanan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Barru menyambut baik kehadiran Tim Subdit Politik Dit Intelkam Polda Sulsel sebagai bentuk sinergi dan dukungan nyata dalam menjaga stabilitas keamanan serta memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa kunci utama menjaga kondusivitas Pilkades tidak hanya terletak pada kesiapan para calon, tetapi justru pada kesiapan masyarakat dalam menerima hasil pemilihan.

Baca Juga :  Tasming Hamid Bahas Optimalisasi Infrastruktur di Rakor dengan Kementerian PU

“Calon itu pada dasarnya siap menang dan siap kalah. Tapi yang sering menjadi persoalan adalah masyarakat pendukung yang tidak siap menerima hasil. Ini yang harus kita edukasi,” tegasnya.

Olehnya itu, Bupati menekankan pentingnya penguatan sosialisasi secara masif hingga ke tingkat akar rumput. Ia mendorong keterlibatan tokoh agama, imam masjid, serta tokoh masyarakat dalam memberikan pemahaman kepada warga.

“Sosialisasi harus diperkuat. Sampaikan di masjid-masjid, libatkan imam dan tokoh masyarakat. Tekankan bahwa Pilkades ini adalah proses demokrasi yang harus diterima dengan keikhlasan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemetaan bersama aparat keamanan, terdapat empat desa yang dikategorikan memiliki potensi kerawanan. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama pihak kepolisian, baik Polres maupun dukungan dari Polda Sulsel.

Meski demikian, Bupati tetap optimistis seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan baik, mengingat berbagai langkah antisipatif telah disiapkan sejak dini.

Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah mekanisme seleksi bakal calon kepala desa melalui tes tertulis dan wawancara, khususnya bagi desa dengan jumlah calon lebih dari lima orang. Proses ini melibatkan pihak ketiga guna menjamin objektivitas dan kualitas calon.

Baca Juga :  Pemkab Barru Targetkan Sekolah Rakyat Rampung Juli 2026

“Ini bukan sekadar formalitas. Kita ingin memastikan kepala desa ke depan memiliki kapasitas dan kompetensi, karena mereka adalah garda terdepan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, hasil tes juga akan menjadi instrumen penentu apabila terjadi suara sama (draw), sehingga potensi konflik dapat diminimalisir tanpa harus menggelar pemilihan ulang.

Dalam audiensi tersebut juga mengemuka sejumlah dinamika di lapangan, seperti adanya kandidat dari satu rumpun keluarga hingga potensi calon tunggal di beberapa desa. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa.

Pemerintah daerah pun mengingatkan seluruh pihak agar tidak memanfaatkan situasi tersebut untuk kepentingan yang berpotensi memicu konflik sosial.

“Kita tidak ingin masyarakat menjadi korban. Jangan sampai karena Pilkades, hubungan kekeluargaan rusak, rumah tangga terganggu, dan stabilitas desa ikut terganggu,” tegas Bupati.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Barru berharap pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 25 Mei 2026 dapat berlangsung aman, damai, serta menghasilkan pemimpin desa yang berkualitas dan diterima seluruh lapisan masyarakat.

Turut hadir mendampingi Bupati Barru, Plh Sekda Barru, Asisten Pemerintahan Setda Barru, serta Kepala DPMDPPKB Kabupaten Barru.

Berita Terkait

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang
Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare
Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil
APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun
Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Tasming Hamid Tegaskan Peran Sentral ASN sebagai Mesin Penggerak Program Pemerintah Parepare
Kemarau Panjang, Bupati Barru Pastikan Air Baku Pelayanan Publik Tetap Aman
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:01 WIB

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru