Berulang Kali Mediasi, Polemik PHK Pekerja Galangan Kapal di Barru Berakhir Buntu

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pertemuan saat RDP di Komisi III DPRD Barru

Suasana pertemuan saat RDP di Komisi III DPRD Barru

Narasisulsel.id Barru – Polemik Pemutusan Hak Kerja (PHK) 38 pekerja galangan kapal yang berstatus karyawan tetap dengan pihak perusahaan PT Layar Perkasa Nusantara (LPN) Shipyard di Kabupaten Barru masih terus berlanjut.

PT LPN Shipyard merupakan perusahaan bergerak di bidang perbaikan, pembangunan kapal, hingga layanan engineering untuk kapal swasta, BUMN, maupun kapal negara.

Mengenai PHK yang terjadi sejak Juli 2026 ini, proses mediasi sudah berulang kali dilakukan, namun berakhir buntu.

Bahkan, Rapat Dengar Pendapat (RDP) komisi III DPRD Barru- Pemda, menghadirkan karyawan yang terkena PHK bersama pihak perusahaan, tetap belum menemukan titik terang.

“Sebelum RDP sudah beberapa kali kita mediasi, tapi masing-masing bertahan sama keinginannya jadi ya tidak selesai-selesai,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja (Disperindagaker) Barru, Syamsir, Rabu (14/10/2026).

Baca Juga :  Momentum HAB ke-80, Tasming Hamid Apresiasi Peran Kemenag Menjaga Persatuan & Keharmonisan Beragama

Menurut Syamsir, pihak perusahaan melakukan PHK dengan alasan efisiensi.

Penurunan aktivitas produksi menjadi alasan utama pengambilan keputusan sehingga terjadi PHK.

“Kami juga sudah ke lapangan cek langsung untuk memastikan. Dan ternyata aktivitas pengerjaan kapal memang kurang,” ujarnya.

Meski demikian, mantan Kepala Dinas PTSP Barru ini mengungkapkan dari 38 karyawan yang diPHK 16 diantaranya sudah menerima keputusan perusahaan.

“Hak pesangonnya juga sudah mereka terima. Tersisa 22 karyawan ini yang belum sepakat,” katanya.

Syamsir menyebut pihak perusahaan sebetulnya berkomitmen akan mempekerjakan kembali karyawan yang diPHK tersebut jika kondisi  sudah normal.

Baca Juga :  Hardiknas 2026 di Parepare, Tasming Hamid Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Tetapi sebagian besar karyawan tidak menerima komitmen perusahaan itu. Mereka tetap ingin bekerja seperti biasa meski aktivitas pengerjaan kapal menurun.

“Padahal perusahaan juga siap buat surat perjanjian bahwa akan mempekerjakan kembali jika suatu waktu sudah membaik. Kami dari Pemda tegaskan akan kawal tapi mereka (karyawan) tetap tidak mau,” ungkap Syamsir.

Syamsir berharap polemik PHK ini segera tuntas dan kondisi perekonomian, industri kembali berjalan normal.

“Kita sih berharapnya tidak ada PHK dan semua tetap bekerja, tapi kalau perusahaan yang ditempati juga sudah tidak memungkinkan untuk itu ya susah juga. Mudah-mudahan ke depan sudah ada solusilah untuk semuanya,”  tuturnya.

 

Berita Terkait

Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare
Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil
APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun
Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Tasming Hamid Tegaskan Peran Sentral ASN sebagai Mesin Penggerak Program Pemerintah Parepare
Berdasarkan PP 12/2019, Pemkot Parepare Ajukan Perubahan APBD 2026 — Ini Rinciannya
Tekan Sebaran Debu Batubara, PLTU Barru Perkuat Pengendalian

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Berulang Kali Mediasi, Polemik PHK Pekerja Galangan Kapal di Barru Berakhir Buntu

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare

Berita Terbaru