Pemkab Barru Kolaborasi Unhas Pengembangan Sektor Tanaman Jagung

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Barru – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru bersama Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan penanaman perdana benih jagung varietas JJUH (Jagung Jago Unhas) di lahan percontohan seluas 5 hektare milik Kelompok Tani Suka Damai, Desa Siawung, Kecamatan Barru, Jumat (7/8/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Barru Andi Ina menegaskan pengembangan sektor pertanian hanya dapat berhasil melalui kolaborasi Pentahelix: pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

“Kolaborasi ini menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan inovasi di sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen mendukung setiap upaya yang mampu meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah, ” ujar Andi Ina.

Bupati menyebut penanaman jagung di tengah musim kemarau merupakan tantangan besar. Namun dengan benih unggul, penerapan teknologi, dan pendampingan intensif, tanaman ditargetkan panen dalam waktu sekitar tiga bulan. Ia juga menekankan peran penyuluh pertanian.

“Kehadiran penyuluh harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Pendampingan yang konsisten menjadi kunci keberhasilan program, dan kinerja penyuluh akan terus kami evaluasi, ” tegasnya.

Baca Juga :  Sekda Barru Tegaskan Pemkab Buka Ruang Saran dan Kritik dari Masyarakat

Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Dr. Ir. Rismaneswati, S.P., M.P., menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Barru atas dukungan terhadap pertanian berbasis inovasi dan kemitraan.

Ia menjelaskan program Jagung JJUH merupakan implementasi kerja sama Fakultas Pertanian Unhas dengan Taiwan International Cooperation and Development Fund (ICDF Taiwan). Setelah sukses mengembangkan padi selama 6 tahun di 10 kabupaten di Sulsel, kini kerja sama memasuki fase baru fokus pengembangan jagung periode 2026 – 2028.

“Barru menjadi salah satu dari lima kabupaten yang dipercaya sebagai lokasi penangkaran benih induk atau _parent seed_. Ini kepercayaan sekaligus peluang besar bagi petani Barru untuk naik kelas sebagai penangkar benih berkualitas, ” ungkap Prof. Risma.

Ia merinci, hasil panen berupa tongkol jagung dari lahan penangkar akan dibeli langsung oleh Unhas bersama ICDF Taiwan untuk dikembangkan menjadi benih sebar bagi petani di berbagai daerah.

Dikatakan, untuk menjamin kualitas, Unhas dan ICDF Taiwan juga menyediakan sarana prasarana, menempatkan koordinator wilayah dan asisten lapangan, serta memberikan pendampingan teknis berkelanjutan. Petani penangkar diminta disiplin menerapkan SOP agar kemurnian genetik dan mutu benih tetap terjaga.

Baca Juga :  Wali Kota Parepare Parepare Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

Melalui penanaman perdana ini, Pemkab Barru dan Unhas berharap lahir model pengembangan benih jagung unggul yang mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan mensejahterakan petani di Kabupaten Barru.

Kegiatan ini turut  dihadiri Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Wakil Ketua DPRD, Andi Yenni, SE bersama Amggota DPRD Herman Jaya, S.Ft. Unsur Forkopimda. Dekan Fakultas Pertanian Unhas Prof. Dr. Ir. Rismaneswati, S.P., M.P., jajaran akademisi Unhas.Mewakili Taiwan Technical Mission Dr. Muhammad Fuad. Kadis PTPHBUN. Mewakili Bulog Parepare  Musdalifah, Mewakili BPS Barru Armaluddin, Pimpinan Cabang Bank Mandiri Barru Muh. Makmun Arsyad, Kepala Desa Siawung Sudirman, S.Sos., Ketua KTNA Kabupaten Barru Drs. A. Subur Toro. Ketua dan Anggota Kelompok Tani Se Desa Siawung. (Humas IKP) .

Berita Terkait

Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare
Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil
APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun
Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Tasming Hamid Tegaskan Peran Sentral ASN sebagai Mesin Penggerak Program Pemerintah Parepare
Berdasarkan PP 12/2019, Pemkot Parepare Ajukan Perubahan APBD 2026 — Ini Rinciannya
Parepare Sabet Terbaik I Pengelolaan Sampah & Lingkungan Asri, Bawa Pulang Insentif Rp2 Miliar

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah

Rabu, 23 September 2026 - 22:06 WIB

Tasming Hamid Tegaskan Peran Sentral ASN sebagai Mesin Penggerak Program Pemerintah Parepare

Berita Terbaru