Wabup Abustan Paparkan Inovasi Pengelolaan Dana Zakat di Barru

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Barru – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., memaparkan berbagai inovasi pengelolaan zakat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Barru. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Peluncuran Balai Ternak dan Kampung Zakat BAZNAS sertaZakat Community Development, di Baruga Singkeru Adae, MPP Lantai 6, Kantor Bupati Barru, Rabu (5/11/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyebut kegiatan tersebut sebagai berkah bagi masyarakat Barru, karena dilaksanakan langsung oleh BAZNAS bersama Kementerian Agama RI. “Kalau hari ini kita mendatangkan berkah, insya Allah itu sejalan dengan makna Al-Barru, Kabupaten Barru sebagi Kabupaten Kebaikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Serahkan Bantuan di BAZNAS, Tasming Hamid Harap Optimalisasi Zakat untuk Kesejahteraan Umat

Ia menguraikan, pengelolaan zakat di Barru kini menjadi salah satu yang paling progresif di Sulsel, dengan total penghimpunan mencapai Rp22 miliar per tahun. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari keberanian kepemimpinan dan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat.

“Kuncinya ada di pemimpin. Kalau pemimpinnya berani dan tegas, zakat bisa terkelola dengan baik. Dulu banyak yang menolak zakat profesi, tapi kami terus edukasi bahwa ini bagian dari rukun Islam yang harus dijalankan,” ungkapnya.

Wabup Barru juga menceritakan pengalamannya saat menjabat Kepala Dinas Pendidikan, ketika ia mulai menerapkan sistem potong zakat bagi guru ASN. Meski sempat mendapat protes, kebijakan itu akhirnya diterima luas dan menjadi dasar kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat di Barru.

Baca Juga :  Wali Kota Parepare Tasming Hamid Teken MoU Tentang Penyediaan Hingga Pengembangan Data Statistik

Lebih jauh, Abustan menjelaskan bahwa Pemkab Barru bersama BAZNAS kini tengah menyiapkan program “Ekonomi Berkecukupan”, yang bertujuan mengubah penerima zakat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzakki). Program ini berbasis small integrated farming system, sistem pertanian dan peternakan terpadu berbasis rumah tangga.

“Setiap rumah tangga miskin akan menerima bantuan maksimal Rp10 juta dalam bentuk paket ekonomi: 100 ayam, 55 itik, serta 10 polybag tanaman. Tujuannya agar mereka punya pendapatan harian tanpa tergantung bantuan tunai,” jelasnya.

Berita Terkait

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang
Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare
Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil
APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun
Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Tasming Hamid Tegaskan Peran Sentral ASN sebagai Mesin Penggerak Program Pemerintah Parepare
Kemarau Panjang, Bupati Barru Pastikan Air Baku Pelayanan Publik Tetap Aman

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:01 WIB

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru