Komitmen Lestarikan Bahasa Daerah, Tasming Hamid Perkuat Regulasi dan Program Kebahasaan di Parepare

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Antarinstansi dalam rangka Perlindungan Bahasa Daerah, yang digelar di Auditorium BJ Habibie, Kamis (28/2/2026).

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Antarinstansi dalam rangka Perlindungan Bahasa Daerah, yang digelar di Auditorium BJ Habibie, Kamis (28/2/2026).

NARASISULSEL.ID, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Antarinstansi dalam rangka Perlindungan Bahasa Daerah, yang digelar di Auditorium BJ Habibie, Kamis (28/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pihak Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Rakor ini menjadi forum strategis dalam memperkuat komitmen bersama terhadap pelestarian dan revitalisasi bahasa daerah.

Dalam sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Sulawesi Selatan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Parepare sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

“Kepercayaan ini kami maknai sebagai pengakuan atas komitmen daerah sekaligus amanah untuk memperkuat kebijakan kebahasaan secara terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Tasming menegaskan bahwa revitalisasi bahasa daerah merupakan bagian penting dari strategi pembangunan kebudayaan. Menurutnya, bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan instrumen pembentuk karakter, pengikat kohesi sosial, sekaligus penanda jati diri kolektif masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada awal masa kepemimpinannya, Pemerintah Kota Parepare menerima Penghargaan Kepedulian terhadap Pelestarian Bahasa Daerah dari Badan Bahasa Kemendikdasmen yang diserahkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan, tidak lama setelah pelantikannya oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Wali Kota Parepare Dorong Festival Mappadendang Jadi Agenda Tahunan

“Meskipun saya tidak berkesempatan hadir secara langsung karena mengikuti pembekalan kepemimpinan, penghargaan tersebut kami maknai sebagai validasi atas arah kebijakan yang menempatkan kemajuan daerah berjalan seiring dengan penguatan akar budaya,” ungkapnya.

Tasming menambahkan, Pemerintah Kota Parepare terus mendorong penggunaan bahasa daerah dalam forum-forum resmi pemerintahan sebagai bentuk komitmen nyata dalam pelestarian budaya lokal.

Sejumlah langkah konkret yang telah dan terus dilakukan Pemkot Parepare antara lain penguatan landasan regulatif melalui Peraturan Daerah Kota Parepare Nomor 6 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, yang menegaskan pentingnya pendidikan berbasis nilai budaya lokal, termasuk pembiasaan penggunaan bahasa daerah di lingkungan pendidikan dan pemerintahan.

Selain itu, melalui Surat Keputusan Wali Kota Parepare Nomor 856 Tahun 2024, Bahasa Bugis ditetapkan sebagai muatan lokal wajib pada jenjang SD dan SMP mulai tahun ajaran 2025.

Penguatan simbolik-identitas juga diwujudkan melalui penggunaan bahasa dan aksara Lontara pada lambang daerah dengan filosofi “Massiddi siri’, massiddi gau” yang merefleksikan integrasi antara harga diri dan perilaku.

Di sektor literasi, Pemkot Parepare memperkuat literasi multibahasa di Museum BJ Habibie Parepare, di mana setiap artefak peninggalan B. J. Habibie telah dilengkapi barcode yang terhubung dengan informasi deskriptif dalam tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Bugis, dan Bahasa Inggris.

Baca Juga :  Andi Ina Didapuk Sebagai Ketua IKA Smansa Makassar

Tak hanya itu, pengembangan kolaborasi lintas sektor juga terus dilakukan bersama berbagai komunitas dan mitra strategis, seperti Dompet Dhuafa, PPBDI, IGBD, MGMP, serta komunitas lainnya. Tasming meyakini bahwa bahasa hanya akan lestari apabila menjadi gerakan kolektif.

Pemerintah Kota Parepare juga memperkuat penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) secara berjenjang dan selektif. Sejak 2021 hingga kini, Parepare secara konsisten mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan selalu mengirimkan wakil ke tingkat nasional.

Program “Pahlawan Kearifan Lokal” melalui TV Peduli turut diimplementasikan sebagai media edukasi publik yang memberi ruang kepada peserta didik berprestasi FTBI untuk berbagi inspirasi kepada masyarakat.

Selain itu, program SAREBBA (Safari Edukasi dan Inspirasi Berbahasa Daerah) juga dijalankan dengan melibatkan alumni FTBI untuk melakukan pendampingan dan edukasi di sekolah-sekolah melalui berbagai ekspresi kebahasaan dan seni tutur. Program ini dikolaborasikan dengan PKK dan Dinas Ketahanan Pangan melalui program B2SA Goes to School.

“Semoga forum koordinasi ini menghasilkan penguatan strategi bersama, pertukaran praktik baik, serta rekomendasi kebijakan yang semakin memperkokoh bahasa daerah sebagai fondasi identitas dan peradaban bangsa,” harap Tasming Hamid.

Penulis : UL

Editor : Akbar

Sumber Berita: Narasi Sulsel

Berita Terkait

Tasming Hamid Kecam Framing Menyesatkan, NasDem Siap Lawan Manipulasi Opini Publik
NasDem Barru Kecam Pemberitaan Majalah Nasional, Suardi Saleh: Bukan Kritik, Tapi Framing Tendensius
17 Tahun Mengabdi di Barru, Ipda Ameruddin Polisi Humanis Kini Bertugas di Polrestabes Makassar
1.000 Paket Sembako untuk Warga Barru Disalurkan Lewat Program Bosowa Peduli
TP PKK Parepare Serentak Bagikan Takjil dan Gelar Amaliyah di Auditorium BJ Habibie
Refleksi Setahun Pemerintahan Parepare: Dari Seragam Gratis hingga Internet Publik
Parepare Jadi Kota Pengelola Sampah Terbaik Sulsel, dan Sabet Posisi 6 Nasional
Teguh Iswara Pulang Kampung, Bukber NasDem di Ajakkang Jadi Momen Peresmian Masjid Hj. Hasnah Syam

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:12 WIB

Tasming Hamid Kecam Framing Menyesatkan, NasDem Siap Lawan Manipulasi Opini Publik

Rabu, 15 April 2026 - 14:44 WIB

NasDem Barru Kecam Pemberitaan Majalah Nasional, Suardi Saleh: Bukan Kritik, Tapi Framing Tendensius

Selasa, 7 April 2026 - 13:39 WIB

17 Tahun Mengabdi di Barru, Ipda Ameruddin Polisi Humanis Kini Bertugas di Polrestabes Makassar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:10 WIB

1.000 Paket Sembako untuk Warga Barru Disalurkan Lewat Program Bosowa Peduli

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:23 WIB

Komitmen Lestarikan Bahasa Daerah, Tasming Hamid Perkuat Regulasi dan Program Kebahasaan di Parepare

Berita Terbaru