Plt Bunda Paud Ulfah Didaulat Sebagai Pemateri Workshop Transisi Paud ke SD

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Barru – Plt Bunda PAUD drg Ulfah Nurul Huda Suardi, MARS didaulat sebagai pemateri dalam Workshop Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di Pusat Kegiatan Guru (PKG) Mallawa Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Kamis (25/7/2024)

Dokter Ulfah yang juga Plt Ketua TP PKK Barru mengungkapkan, transisi PAUD-SD adalah proses dimana anak berpindah dari perannya sebagai Peserta Didik PAUD menjadi peserta didik SD.

Menurutnya, transisi yang efektif adalah saat anak-anak kita tidak perlu melakukan terlalu banyak penyesuaian sebagai akibat dari perpindahannya sehingga transisi PAUD ke SD bisa diterima dan menyenangkan bagi anak didik.

Untuk itu kata Dokter Ulfah, tugas Dinas Pendidikan adalah melakukan kolaborasi dengan Pokja Bunda PAUD untuk melakukan sosialisasi kepada satuan PAUD dan SD kelas awal untuk dapat menerapkan tiga target perubahan seperti yang disampaikan oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Barru.

Baca Juga :  Pemkab Barru Mulai Terapkan "Bike to Work", Dorong Efisiensi dan Gaya Hidup Sehat

Dikatakan, tugas satuan pendidikan adalah dapat berbagi praktik baik implementasi dalam bentuk bukti karya sebagai bentuk pengimbasan dan mempermudah satuan pendidikan lain yang juga ingin mendampingi peserta didik dengan lebih baik.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Barru, A Adnan Azis, saat membuka secara langsung workshop tersebut mengatakan, masa transisi dari PAUD ke SD merupakan masa krusial bagi anak-anak pada masa ini, dimana mereka mengalami banyak perubahan baik secara fisik, mental maupun sosial.

Baca Juga :  Pemkab Barru Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Kebakaran

“Penting bagi kita untuk memberikan dukungan dan pendampingan yang optimal agar mereka dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan sekolah yang baru,” kata A Adnan.

Disebutkan, ada tiga target yang ingin dipacai pada kegiatan tersebut, yaitu menghilangkan Calistung dari proses penerimaan peserta didik baru di SD.

Kemudian menerapkan masa pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik atau MPLS selama dua minggu pertama di PAUD dan SD, serta menerapkan pembelajaran yang membangun enam kemampuan pondasi anak di PAUD dan SD. (*)

Berita Terkait

Masmindo Perkuat Akses Air Bersih untuk Warga Pegunungan Latimojong
Apresiasi Masmindo untuk Pemuda Marinding: Turnamen Voli Jadi Ajang Solidaritas
Pemkab Barru Mulai Terapkan “Bike to Work”, Dorong Efisiensi dan Gaya Hidup Sehat
Bupati Barru Buka Seminar Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia
Bupati Barru Pimpin Rapat Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak
Tasming Hamid Pimpin Kerja Bakti Gerakan Indonesia Aman Sehat Resik dan Indah di Kawasan Pantaiku
Masmindo dan Pemkab Luwu Perkuat Infrastruktur, Warga Bangga Rasakan Dampak Nyata
Tasming Hamid Komitmen Cegah dan Berantas Penyalahgunaan Narkotika di Parepare

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:58 WIB

Masmindo Perkuat Akses Air Bersih untuk Warga Pegunungan Latimojong

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:57 WIB

Apresiasi Masmindo untuk Pemuda Marinding: Turnamen Voli Jadi Ajang Solidaritas

Rabu, 29 April 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Barru Mulai Terapkan “Bike to Work”, Dorong Efisiensi dan Gaya Hidup Sehat

Selasa, 28 April 2026 - 17:41 WIB

Bupati Barru Buka Seminar Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 - 08:52 WIB

Bupati Barru Pimpin Rapat Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak

Berita Terbaru

Hukrim

Apa Kabar Pengusutan Dana Hibah KONI Barru, Ini Kata Jaksa

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:06 WIB