PKM UNM Bawa Inovasi Pengolahan dan Digitalisasi untuk Nelayan Pulau Kulambing

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Pangkep – Hasil tangkapan laut yang selama ini hanya dijual dalam kondisi segar kini mulai memiliki nilai tambah bagi masyarakat pesisir Pulau Kulambing, Desa Mattiro Uleng, Kabupaten Pangkep.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Makassar (UNM), nelayan setempat didorong untuk mengolah hasil laut menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus memanfaatkan pemasaran digital guna menjangkau pasar yang lebih luas.

Program yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 ini dipimpin oleh Mahmuddin bersama Nur Rahmi dan Iswahyudi Indra Putra dari UNM.

Kegiatan difokuskan pada pemberdayaan Kelompok Nelayan Cumi-Cumi yang diketuai Nawir, dengan melibatkan 20 anggota kelompok yang selama ini masih bergantung pada penjualan hasil tangkapan segar.

Kondisi tersebut membuat pendapatan nelayan sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga pasar serta tingginya risiko kerusakan produk.

Sebagai solusi, tim PKM UNM menghadirkan pelatihan dan pendampingan dalam pengolahan hasil laut menjadi keripik balado siap konsumsi.

Inovasi ini tidak hanya meningkatkan nilai jual produk, tetapi juga menghadirkan efisiensi dalam proses produksi. Jika sebelumnya pengolahan satu kilogram hasil laut membutuhkan waktu hingga dua jam, kini proses tersebut dapat diselesaikan hanya dalam sekitar 30 menit berkat penerapan teknologi pengolahan yang lebih efektif.

Baca Juga :  Suardi Saleh Buka Resmi School Mini Tanete Riaja

Selain mempercepat proses produksi, inovasi tersebut juga mampu memperpanjang daya simpan produk dari hanya beberapa hari menjadi berminggu-minggu.

Dampaknya, potensi kerugian akibat produk yang cepat rusak dapat ditekan, sementara peluang memperoleh keuntungan menjadi semakin besar.

Transformasi yang dilakukan tidak berhenti pada aspek produksi. Tim PKM juga membekali para nelayan dan keluarganya dengan keterampilan pemasaran digital melalui pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram.

Peserta dilatih mengelola akun bisnis, membuat konten promosi yang menarik, serta menyusun strategi pemasaran digital agar produk olahan mereka dapat dikenal lebih luas, bahkan menembus pasar di luar wilayah kepulauan.

Pendekatan yang menggabungkan inovasi pengolahan pangan dan digitalisasi pemasaran ini diharapkan mampu memperkuat daya saing produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Baca Juga :  KKN Tematik Inovasi Desa Unhas Perkuat UMKM Pao-Pao Melalui Manajemen Risiko

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Nawir selaku Ketua Kelompok Nelayan Cumi-Cumi menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan.

Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi jawaban atas tantangan yang selama ini dihadapi masyarakat pesisir, terutama dalam mengolah hasil tangkapan agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Tim pelaksana PKM bersama masyarakat Pulau Kulambing menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), platform pendanaan BIMA, Universitas Negeri Makassar (UNM), serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM atas dukungan dan hibah yang diberikan.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir model pemberdayaan masyarakat pesisir yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta menciptakan UMKM berbasis hasil laut yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Berita Terkait

UMKM Desa Pao-pao Go Digital Berkat Inovasi Mahasiswa KKN Unhas
Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Hadirkan Kelas Karakter Sosial Bagi Siswa SDN 51 Barru
KKN Tematik Inovasi Desa Unhas Perkuat UMKM Pao-Pao Melalui Manajemen Risiko
Politeknik STIA LAN Makassar Perkuat Pelayanan Desa Lewat Tiga Inovasi Digital
Sentuhan Inovasi PKM UNM Antar UMKM Pulau Kulambing Tembus Pasar Digital
Sudah Setahun TPG THR-Gaji 13 Guru SD dan SMP di Barru Tak Kunjung Dibayar, PGRI Turun Tangan
Ironi di Balik Pengabdian Guru PAUD di Barru, Insentif Belum Cair Sejak Januari
Bupati Barru Audiensi dengan Mendikdasmen di Makassar

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:19 WIB

UMKM Desa Pao-pao Go Digital Berkat Inovasi Mahasiswa KKN Unhas

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:45 WIB

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Hadirkan Kelas Karakter Sosial Bagi Siswa SDN 51 Barru

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:11 WIB

KKN Tematik Inovasi Desa Unhas Perkuat UMKM Pao-Pao Melalui Manajemen Risiko

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:56 WIB

Politeknik STIA LAN Makassar Perkuat Pelayanan Desa Lewat Tiga Inovasi Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:48 WIB

PKM UNM Bawa Inovasi Pengolahan dan Digitalisasi untuk Nelayan Pulau Kulambing

Berita Terbaru

Pendidikan

UMKM Desa Pao-pao Go Digital Berkat Inovasi Mahasiswa KKN Unhas

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:19 WIB