PJ Sekda Barru Ingatkan Agar Lingkungan Dijaga Serta Dirawat

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Barru – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barru, Abu Bakar, mewakili Bupati membuka kegiatan Sarasehan dan Penanaman Pohon yang digelar oleh Komunitas Pecinta Sungai dan Pantai (KPSP) Hibridah di Ruman Buku Kopi Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru, Minggu (6/4/2025).

Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan
pemasangan slayer secara simbolis kepada Ketua KPSP Hibridah oleh Pj. Sekda Barru.

Dalam sambutannya, Abu Bakar menyinggung tema kegiatan ini yakni “Silaturahmi Ekologi: Refleksi Keagamaan dan Tanggung Jawab Sosial” yang sarat akan nuansa refleksi keagamaan dan tanggung jawab sosial.

Ia mengurai dalam konteks keagamaan, sebagai seorang Muslim hal ini sudah ditegaskan dalam Al Qur’an, dimana kita dilarang membuat kerusakan di muka bumi, dan diwajibkan memelihara lingkungan.

Baca Juga :  Tasming Hamid Buka Turnamen Sepak Bola Usia Dini Wali Kota Cup 2025

“Kita dijadikan khalifah di muka bumi bukan hanya untuk memimpin keluarga. Kita diberi tanggung jawab sebagai pejabat, juga diberi amanah memelihara dan merawat lingkungan sekitar agar dapat dinikmati oleh anak cucu kita,” ujarnya.

Dari sisi tanggung jawab sosial, dia menerangkan negara kita adalah negara yang berdasarkan hukum, baik itu hukum positif maupun hukum negatif. Baik hukum tertulis maupun tidak tertulis, yang biasa disebut dengan istilah konvensi dan harus dipedomani.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Parepare Sidak Proyek Renovasi Sekolah, Tekankan Kualitas dan Transparansi Anggaran

Menurutnya, menjadi tanggung jawab sosial bersama untuk mengikuti aturan, sehingga kalau aturan lingkungan hidup mengatakan bahwa sempadan pantai dan sungai sekian meter, maka itu harus diikuti.

Lebih jauh, Abu Bakar, mengungkapkan bahwa di zaman pemerintahan sebelumnya di beberapa kota itu dilarang membangun rumah membelakangi sungai dan pantai. Ini
bertujuan agar kotoran atau limbah rumah tangga itu tidak langsung ke sungai dan pantai.

“Sampah rumah tangga itu harus disimpan di tempat sampah atau tidak langsung dibuang ke laut dan sungai,” kata Abu Bakar.

Berita Terkait

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang
Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare
Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil
APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun
Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Tasming Hamid Tegaskan Peran Sentral ASN sebagai Mesin Penggerak Program Pemerintah Parepare
Kemarau Panjang, Bupati Barru Pastikan Air Baku Pelayanan Publik Tetap Aman

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:01 WIB

PMII Bulukumba Desak Polres Tuntaskan Kasus Penimbunan 1.900 Liter Solar Subsidi di Bijawang

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Tasming Hamid Pastikan Bantuan Susu KemenPPPA Tepat Sasaran di Parepare

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Tasming Hamid Dorong ASN Pemkot Parepare Bangun Budaya Kerja Profesional dan Berorientasi Hasil

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

APBD Perubahan Parepare 2026 Disepakati: Pendapatan Rp933,36 Miliar, Belanja Tembus Rp1,018 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Tasming Hamid dan Penasihat Menteri Kunjungi Kampung Nelayan Cempae, Warga Berterima Kasih Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru