Warga dan LSM di Parepare Protes, Enam Bangunan Perumahan Pesona Mario Diduga Tak Berizin

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Jalan Syamsul Bahri yang didampingi LSM Pakar menggelar unjuk rasa terkait dugaan pelanggaran pembangunan Perumahan Pesona Mario di Jalan Syamsul Bahri, Parepare, Jumat (20/2/2026).

Warga Jalan Syamsul Bahri yang didampingi LSM Pakar menggelar unjuk rasa terkait dugaan pelanggaran pembangunan Perumahan Pesona Mario di Jalan Syamsul Bahri, Parepare, Jumat (20/2/2026).

NARASISULSEL.ID, PAREPARE — Warga Jalan Syamsul Bahri yang didampingi LSM Pakar menggelar unjuk rasa terkait dugaan pelanggaran pembangunan Perumahan Pesona Mario di Jalan Syamsul Bahri, Parepare, Jumat (20/2/2026).

Aksi tersebut digelar di tiga titik, yakni di lokasi Perumahan Pesona Mario, Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), serta Kantor Wali Kota Parepare.

Perwakilan LSM Pakar, Tenry Wara, dalam orasinya mendesak pemerintah bertindak tegas terhadap pengembang, Mario Bakti Group, atas dugaan pelanggaran perizinan dan tata ruang.

Ia menyebut, dari total 43 unit yang terdiri atas 40 rumah dan tiga ruko, ditemukan tambahan enam unit bangunan di luar site plan, yakni empat unit hunian dan dua ruko yang disebut tidak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Tambahan enam unit ini tidak tercantum dalam site plan dan diduga tidak memiliki PBG,” tegas Tenry.

Selain itu, massa juga menyoroti dugaan alih fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) wajib sebesar 20 persen menjadi bangunan perumahan. Mereka menilai hal tersebut melanggar ketentuan tata ruang dan berpotensi merugikan kepentingan publik serta keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga :  Mutasi, Kabid Humas Pemkab Barru Dijabat Eks Lurah Tuwung

Aspek keselamatan turut menjadi perhatian. Struktur talud disebut hanya berjarak sekitar satu meter dari rumah warga, jauh dari standar teknis ideal lima hingga sepuluh meter. Sistem drainase juga dinilai tidak memadai dan berpotensi memicu banjir. Penggunaan septic tank individual di atas tanah timbunan gembur pun dikhawatirkan dapat mencemari air tanah.

Para demonstran menuntut penghentian sementara seluruh aktivitas pembangunan, audit menyeluruh dan transparan terhadap perizinan serta aspek teknis, pemulihan fungsi RTH, hingga pelibatan aparat penegak hukum dan lembaga independen.

Salah seorang warga terdampak, Tati, mengaku khawatir dengan kondisi talud tinggi yang berada tepat di atas rumahnya.

“Saya sangat berharap perhatian pemerintah. Sudah lama sekali kami berteriak, tapi tidak didengar. Tolong bantu masyarakat yang ada di Syamsul Bahri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Di Bawah Komando Sekda, ASN Pemkot Parepare Benahi Masjid Agung Abdurrahman Ambo Dalle

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perkimtan Kota Parepare, Jenamar Aslan, menyatakan pihaknya telah mengeluarkan surat teguran kepada Direktur PT Mario Bakti untuk menghentikan seluruh aktivitas pembangunan dan segera memulihkan fungsi RTH serta mempercepat penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU).

“Saya sudah tinjau langsung ke lokasi. Audit perizinan akan dilakukan, dan jika pengembang tidak patuh, izinnya bisa dibekukan bahkan dicabut,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten II Setdako Parepare, Andi Ardian, mengakui hasil investigasi lapangan menemukan ketidaksesuaian bangunan dari site plan yang telah ditetapkan.

“Ada enam unit tambahan di luar site plan dan tidak memiliki PBG. Untuk struktur talud, kami minta dilakukan uji laboratorium guna memastikan kelayakannya,” ujarnya saat menerima pengunjuk rasa di Kantor Wali Kota.

Pemerintah menegaskan tidak akan tinggal diam dan meminta pengembang berkomitmen membangun sesuai site plan tanpa melakukan peralihan fungsi lahan.

Penulis : UL

Editor : Akbar

Sumber Berita: Narasi Sulsel

Berita Terkait

Proyek Galangan Kapal di Siddo Disorot, RGPI Ingatkan Pelanggaran Tata Ruang dan Ancaman Abrasi
Pengusaha Muda Segudang Pengalaman, Bram Bawa Visi Besar Menuju Ketua Kadin Barru
Pengelola Galangan Kapal Awerangnge Tekankan Komitmen Sosial dan Dampak Ekonomi bagi Masyarakat
Warga Keluhkan Aktivitas Galangan Kapal Awerangnge Barru, Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
Syahrul Ramdhani Apresiasi Pengabdian Polri di Momentum HUT ke-80 Bhayangkara
Perkuat Profesionalisme, Sipropam Polres Barru Gelar Evaluasi Kinerja Internal
Argentina di Hati Pimpinan DPRD Barru, Optimistis Pertahankan Trofi Juara Dunia
HUT ke-80 Bhayangkara, Satlantas Polres Barru Berbagi Paket Sembako

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:24 WIB

Proyek Galangan Kapal di Siddo Disorot, RGPI Ingatkan Pelanggaran Tata Ruang dan Ancaman Abrasi

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:44 WIB

Pengusaha Muda Segudang Pengalaman, Bram Bawa Visi Besar Menuju Ketua Kadin Barru

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:27 WIB

Pengelola Galangan Kapal Awerangnge Tekankan Komitmen Sosial dan Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:53 WIB

Warga Keluhkan Aktivitas Galangan Kapal Awerangnge Barru, Minta Pemerintah Segera Turun Tangan

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:44 WIB

Syahrul Ramdhani Apresiasi Pengabdian Polri di Momentum HUT ke-80 Bhayangkara

Berita Terbaru

Dok pribadi: Farhani Islami.

Pendidikan

Di Bawah Naungan Rahmatmu

Jumat, 28 Agu 2026 - 12:59 WIB

Pendidikan

UMKM Desa Pao-pao Go Digital Berkat Inovasi Mahasiswa KKN Unhas

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:19 WIB