Ratusan Warga Miskin Ekstrim Dapat Bantuan BLT Pemda Barru

- Jurnalis

Jumat, 13 September 2024 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narasisulsel.id Barru – Banyaknya masyarakat Barru yang belum mendapatkan bantuan program perlindungan sosial dari Pemerintah seperti PKH, sembako dan BLT desa, disebabkan karena tidak masuk dalam data P3KE dan DTKS, yang menjadi standar penerima Bansos dari pemerintah pusat.

Hal itu membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru mengambil langkah cepat dan mencari solusi, agar masyarakat yang tergolong miskin ekstrim Exclusion Error (EE) bisa segera mendapatkan bantuan berupa BLT yang dananya bersumber dari DPA Dinas Sosial Barru tahun anggaran 2024.

“Masyarakat kita yang belum mendapatkan bantuan, yang mungkin lebih susah hidupnya dibanding yang sudah menerima bantuan, dan tidak boleh dibiarkan rakyat yang kehidupannya lebih sulit dari pada yang menerima bantuan,” kata Bupati Suardi Saleh saat menyerahkan BLT APBD kepada 350 KK warga miskin, dilantai 6 gedung MPP Barru, pada Jumat (13/9/2024).

Penyaluran bantuan BLT oleh Bupati Barru didampingi Plh Sekda Barru, Andi Syarifuddin secara simbolis ini berbentuk buku tabungan dan ATM senilai Rp 200 ribu perbulan sama dengan BLT lainnya.

Baca Juga :  Soal Koperasi Merah Putih, Wali Kota Parepare: Ini Tanggung Jawab Besar Demi Kesejahteraan Rakyat

Khusus untuk warga miskin ekstrim ini, Pemda Barru menyerahkan BLT sembilan bulan sekaligus.

Bupati Barru Suardi Saleh menyebut bahwa bantuan ini adalah bantuan Exclusion Error (EE) karena sekarang bantuan selalu berdasarkan data dari Kementerian Ekonomi yaitu data P3KE dan juga berdasarkan data DTKS yang dikeluarkan Kemensos.

“Dalam prosesnya, kita menyisir masyarakat yang layak dibantu tapi tidak mendapatkan bantuan, kami minta para Kades dan Lurah untuk memasukan usulan, kemudian diverifikasi apakah betul layak, dan dari 350 KK ini semuanya didatangi rumahnya dan betul-betul dan semunya sangat layak mendapatkan bantuan,” ungkapnya.

Suardi Saleh menegaskan, BLT ini tidak ada sangkut pautnya dengan Pilkada karena program ini sudah dilaksanakan mulai Januari.

Hanya saja, menurut Suardi Saleh, hari ini baru sempat disalurkan dan kebetulan bersamaan dengan tahapan Pilkada karena proses verifikasinya cukup lama. Namun jika ditunda dampaknya pun juga sangat dirasakan masyarakat.

“Bantuan ini untuk menindaklanjuti program Presiden Jokowi yaitu mensejahterakan rakyat dan turunkan kemiskinan ekstrem dan dalam penerapannya, kami Pemkab Barru mencari masyarakat yang belum mendapatkan Bansos EE dan kita bantu dengan menyiapkan BLT sebesar 200ribu/bulan sama dengan BLT lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Tasming Hamid: Stadion BJ Habibie Akan Jadi Pusat Pengembangan Sepak Bola Parepare

Dirinya berpesan kepada Kades dan Lurah, untuk segera mengusulkan penerima bantuan ini untuk masuk pada data DPKS atau P3KE.

Karena sekarang sudah ada mekanisme melalui aplikasi penerima bantuan, agar bantuan sosial APBD EE ini berpindah ke APBN. Tetapi bantuan ini tidak akan putus sebelum para penerima bantuan ini mendapatkan kepastian dari APBN.

“Setelah penerima bantuan ini terdata pada bantuan APBN, kita akan menyisir masyarakat yang belum mendapatkan bantuan,” ujar Suardi Saleh.

Terkait Pilkada, Suardi Saleh menaruh harapan dan berpesan untuk menjaga daerah, jangan karena perbedaan pilihan, kemudian menjadi pecah, karena Pilkada adalah kontestasi biasa dimana para calon berlomba untuk kebaikan Barru.

“Saya mengajak semua masyarakat yang sudah memenuhi syarat untuk datang ke TPS pada tanggal 27 November 2024 untuk menggunakan hak pilih masing-masing,” tuturnya. (*)

Berita Terkait

Pemkab Barru Mulai Terapkan “Bike to Work”, Dorong Efisiensi dan Gaya Hidup Sehat
Masmindo dan Pemkab Luwu Perkuat Infrastruktur, Warga Bangga Rasakan Dampak Nyata
Tasming Hamid Kecam Framing Menyesatkan, NasDem Siap Lawan Manipulasi Opini Publik
Komitmen Lestarikan Bahasa Daerah, Tasming Hamid Perkuat Regulasi dan Program Kebahasaan di Parepare
TP PKK Parepare Serentak Bagikan Takjil dan Gelar Amaliyah di Auditorium BJ Habibie
Refleksi Setahun Pemerintahan Parepare: Dari Seragam Gratis hingga Internet Publik
Parepare Jadi Kota Pengelola Sampah Terbaik Sulsel, dan Sabet Posisi 6 Nasional
News Pare-Pare Setahun Kepemimpinan TSM-MO di Parepare: Data BPS Ungkap Realisasi 18 Program Menggeliat

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Barru Mulai Terapkan “Bike to Work”, Dorong Efisiensi dan Gaya Hidup Sehat

Kamis, 23 April 2026 - 23:28 WIB

Masmindo dan Pemkab Luwu Perkuat Infrastruktur, Warga Bangga Rasakan Dampak Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 15:12 WIB

Tasming Hamid Kecam Framing Menyesatkan, NasDem Siap Lawan Manipulasi Opini Publik

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:23 WIB

Komitmen Lestarikan Bahasa Daerah, Tasming Hamid Perkuat Regulasi dan Program Kebahasaan di Parepare

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:32 WIB

TP PKK Parepare Serentak Bagikan Takjil dan Gelar Amaliyah di Auditorium BJ Habibie

Berita Terbaru