Narasisulsel.id Barru – Kepolisian Resor (Polres) Barru mencatat tren positif dalam upaya menjaga keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan data unit Lalu Lintas Polres Barru, angka kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025 menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan tahun 2024.
Pada 2024, tercatat insiden kecelakaan yang cukup tinggi dengan jumlah 332 kasus.
Namun di 2025, jumlah kasus kecelakaan 240, menurun hingga sekitar 20–35 persen, termasuk penurunan pada kategori kecelakaan ringan, sedang, maupun berat.
Kapolres melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Barru, Ipda Muh Arfan, mengatakan penurunan ini tidak terlepas dari berbagai langkah strategis yang dilakukan Polres Barru di 2025.
Mulai dari peningkatan patroli di jalur utama penghubung antardesa dan antarkecamatan, pemasangan rambu tambahan, edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pelajar dan masyarakat, hingga penindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Kami bersyukur angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Barru dapat ditekan sepanjang tahun 2025. Ini merupakan hasil kerja bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat,” ujar Ipda Muh Arfan saat dikonfirmasi, Selasa (2/012/2025).
Dengan tren penurunan ini, Polres Barru menargetkan angka kecelakaan tetap dapat ditekan pada tahun-tahun berikutnya melalui kolaborasi seluruh pihak serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Ipda Muh Arfan menyebutkan, dari angka kecelakaan, umumnya disebabkan kelalaian pengendara atau Human Error.
“Kebanyakan pengendara yang mengalami kecelakaan itu karena lalai, kecapean dan ngantuk tapi mereka memaksakan diri untuk bawa kendaraan. Termasuk melanggar rambu lalu lintas hingga melawan arus,” katanya.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus meningkatkan kesadaran untuk tidak melanggar. Tertib harus dimulai dari diri sendiri dan saling memberi contoh yang baik, patuhi rambu lalu lintas dan ciptakan budaya berkendara yang lebih aman,” pungkasnya.









